Seminar yang mengambil tema Meningkatkan Kinerja Karyawan Secara Profesional untuk mencapai Kesejahteraan Melalui PT Jasa Marga Tbk diselenggarakan dalam rangka HUT SKJM ke – 8 yang berlangsung di Gedung Bidakara, Jakarta pada tanggal 26 Juni 2007 dihadiri oleh Pengurus DPP/DPC SKJM seluruh Indonesia, Seluruh Direksi, Seluruh Pejabat setingkat Ka Biro/Divisi/Satuan dengan pembicara tamu Drs Nur Rachman SE.MBA dari Bapepam LK.
Dalam sambutannya Ketua panitia yang juga Ketua Bidang Organisasi DPP SKJM Edi Sucipto SE mengatakan bahwa Maksud dan tujuan seminar ini pertama adalah untuk memberikan pemahaman dan wawasan tentang perusahaan publik, kedua memberikan wawasan tentang pengalaman BUMN lain yang sudah berhasil menjadi perusahaan terbuka yang berskala Internasional, meliputi bagaimana menyikapi dan mempersiapkan diri terhadap perubahan tersebut serta apa dampak terhadap karir dan kesejahteraan karyawan. Ketiga untuk mendapatkan informasi yang akurat langsung dari pimpinan perusahaan mengenai rencana perusahaan untuk go public.
Sambutan Ketua DPP SKJM
Dalam sambutannya Ketua umum DPP SKJM mengatakan bahwa Ulang Tahun SKJM bukanlah hanya kegiatan yang bersifat seremonial semata, yang hanya diisi oleh acara-acara atau kegiatan-kegiatan yang bersifat pesta dan perayaan, tetapi hendaknya menjadi sarana bagi kita semua untuk melakukan telaah secara kritis terhadap perjalanan organisasi dan menjadikannya momentum bagi kita semua untuk menata organisasi ini mejadi lebih baik, serta meningkatkan pemahaman kita bersama terhadap makna dari hubungan kerja yang sinergi.
Lebih jauh Ketua DPP menekankan bahwa dalam waktu dekat ini Perusahaan akan melakukan penjualan sebagian sahamnya kepada PUBLIK yang pada akhirnya mejadikan Jasa Marga menjadi perusahaan yang terbuka dimana dituntut kinerja karyawan yang lebih professional. Untuk mengantisipasi hal ini, kita perlu meningkatkan pemahaman kita terhadap fungsi dan peran Jasa Marga sebagai perusahaan yang terbuka sehingga kita dapat menyiapkan langkah-langkah antisipasi terhadap perubahan-perubahan yang akan terjadi.
Hal terpenting yang tidak boleh dilupakan bahwa kita sepatutnya bangga terhadap posisi Jasa Marga yang mempunyai peranan yang strategis dalam agenda Pembangunan Nasional, dimana Program Pembangunan Jalan Tol menjadi agenda yang sangat penting, yang tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi, tetapi juga diharapkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan efisiensi biaya transportasi.
Selanjutnya Ketua DPP menegaskan perusahaan juga dituntut untuk melakukan perubahan terhadap perlakuan kepada karyawannya yang semula hanya sebagai sumber daya manusia (human resources) menjadi asset terpenting bagi perusahaan (human capital) sehingga karyawan harus diberdayakan secara maksimal dan kompetitif sebagaimana yang tercantum dalam mukadimah PKB 2006-2008.
Terkait dengan upaya kesejahteraan, redaksi menggaris bawahi pernyataan yang sangat menarik dari Ketua DPP SKJM diakhir sambutannya dan perlu kita cermati bersama bahwa Saya ingin mengajak kita semua untuk belajar dari pengalaman pertentangan antara pekerja dan pengusaha yang terjadi belakangan ini, bahwa kesejahteraan dapat ditingkatkan hanya jika tidak adanya Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Sehingga kita perlu menyadari secara mendalam untuk lebih tegas dan lugas memperjuangkan terciptanya tata kelola perusahaan yang baik, karena sejarah selalu membuktikan bahwa KESEJAHTERAAN ITU TIDAK PERNAH JATUH DARI LANGIT, DIA HARUS DIREBUT DAN DIPERJUANGKAN.
Seminar
Dalam kesempatan ini Drs Nur Rachman SE.MBA sebagai pembicara pertama dari BAPEPAM – LK membawakan makalahnya dengan judul Penawaran Umum (Go Public). IPO Jasa Marga menekankan pada pentingnya kesiapan karyawan untuk meningkatkan Profesionalisme dalam menghadapi Privatisasi. Privatisasi yang dilakukan Jasa Marga pada intinya untuk meningkatkan nilai perusahaan.
Langkah yang terpenting mengapa Jasa Marga melakukan Privatisasi adalah untuk mengatasi permasalahan kebutuhan pendanaan dan permodalan yang tidak mampu lagi dipenuhi Pemerintah dan mendorong Perusahaan untuk menjalankan Good and Clean Corporate Governance. Privatisasi saat ini harus dilakukan Jasa Marga untuk mempertahankan posisi sebagai market leader di saat Investor yang lain masih lemah. Manfaat Privatisasi bagi karyawan meliputi yaitu dengan makin transparannya kinerja Perusahaan maka Profesionalisme karyawan akan meningkat berbanding lurus dengan kesejahteraan yang akan diterima.
Beberapa tahapan Go public , diantaranya meliputi pembenahan internal, persiapan IPO dan pasca IPO. Ada dua hal yang menjadi kunci keberhasilan Jasa Marga dalam IPO yaitu yang pertama menekankan pada kesiapan Perusahaan dan pembenahan internal yang meliputi bidang-bidang regulasi, keuangan, hukum, proses IPO, organisasi dan SDM. Kedua kesiapan pasar dalam mengamati dengan cermat industri Jalan tol secara global dan ekonomi makro. Strategic sales pada saat pra- IPO yang meliputi Road Show program di dalam maupun di luar negeri merupakan kunci keberhasilan yang tidak kalah pentingnya.dan kesiapan karyawan menghadapi perubahan dari perusahaan tertutup menjadi perusahaan terbuka. Dampak dari keberhasilan IPO ini juga terjadi pada perubahan budaya baru perusahaan yang mencakup perencanaan yang lebih baik pada level strategi perusahaan, penekanan pada keharusan penerapan GCG, budaya penciptaan nilai perusahaan, budaya pelaksanaan pekerjaan yang lebih baik dan perlakuan yang sama terhadap pemegang saham.
Lebih jauh dikatakannya ESA (Emloyee Stock Allocation), ESOP (Employee Stock Option Plain), MSOP (Management Stock Option Plain) merupakan program kompensasi berbasis saham yang akan diterima karyawan. Tujuan ESA, ESOP, MSOP untuk mempertahankan dan memotivasi pegawai kunci dalam peningkatan shareholder value secara berkesinambungan, menyelaraskan tujuan karyawan, Direksi, Komisaris dan pemegang saham, penghargaan kepada karyawan atas kontribusinya kepada Perseroan.
Hasil Seminar ini diharapkan menjadi bekal pengetahuan bagi seluruh karyawan Jasa Marga. Dari beberapa catatan redaksi tentang jalannya Seminar ini menggambarkan adanya focus bisnis yang mengarah pada Visi untuk menjadi perusahaan yang modern dalam bidang pengembangan dan pengoperasian jalan tol, serta menjadi pemimpin (leader) dalam industrinya dengan mengoperasikan paling sedikit 50% panjang jalan tol di Indonesia serta memiliki daya saing yang tinggi di tingkat Nasional dan Regional. Misi yang sangat ambisius dan menantang kita semua untuk mewujudkannya secara bersama pun telah digelar dalam perhelatan ini yaitu dengan misi terus menambah panjang jalan tol dan usaha terkait lainnya dengan memaksimalkan pemanfaatan potensi keuangan perusahaan serta meningkatkan mutu dan efisiensi jasa pelayanan jalan tol melalui penggunaan teknologi yang tepat dan penerapan kaidah-kaidah manajemen perusahaan yang modern. **** SWARA SKJM HS. 5258
Dalam sambutannya Ketua panitia yang juga Ketua Bidang Organisasi DPP SKJM Edi Sucipto SE mengatakan bahwa Maksud dan tujuan seminar ini pertama adalah untuk memberikan pemahaman dan wawasan tentang perusahaan publik, kedua memberikan wawasan tentang pengalaman BUMN lain yang sudah berhasil menjadi perusahaan terbuka yang berskala Internasional, meliputi bagaimana menyikapi dan mempersiapkan diri terhadap perubahan tersebut serta apa dampak terhadap karir dan kesejahteraan karyawan. Ketiga untuk mendapatkan informasi yang akurat langsung dari pimpinan perusahaan mengenai rencana perusahaan untuk go public.
Sambutan Ketua DPP SKJM
Dalam sambutannya Ketua umum DPP SKJM mengatakan bahwa Ulang Tahun SKJM bukanlah hanya kegiatan yang bersifat seremonial semata, yang hanya diisi oleh acara-acara atau kegiatan-kegiatan yang bersifat pesta dan perayaan, tetapi hendaknya menjadi sarana bagi kita semua untuk melakukan telaah secara kritis terhadap perjalanan organisasi dan menjadikannya momentum bagi kita semua untuk menata organisasi ini mejadi lebih baik, serta meningkatkan pemahaman kita bersama terhadap makna dari hubungan kerja yang sinergi.
Lebih jauh Ketua DPP menekankan bahwa dalam waktu dekat ini Perusahaan akan melakukan penjualan sebagian sahamnya kepada PUBLIK yang pada akhirnya mejadikan Jasa Marga menjadi perusahaan yang terbuka dimana dituntut kinerja karyawan yang lebih professional. Untuk mengantisipasi hal ini, kita perlu meningkatkan pemahaman kita terhadap fungsi dan peran Jasa Marga sebagai perusahaan yang terbuka sehingga kita dapat menyiapkan langkah-langkah antisipasi terhadap perubahan-perubahan yang akan terjadi.
Hal terpenting yang tidak boleh dilupakan bahwa kita sepatutnya bangga terhadap posisi Jasa Marga yang mempunyai peranan yang strategis dalam agenda Pembangunan Nasional, dimana Program Pembangunan Jalan Tol menjadi agenda yang sangat penting, yang tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi, tetapi juga diharapkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan efisiensi biaya transportasi.
Selanjutnya Ketua DPP menegaskan perusahaan juga dituntut untuk melakukan perubahan terhadap perlakuan kepada karyawannya yang semula hanya sebagai sumber daya manusia (human resources) menjadi asset terpenting bagi perusahaan (human capital) sehingga karyawan harus diberdayakan secara maksimal dan kompetitif sebagaimana yang tercantum dalam mukadimah PKB 2006-2008.
Terkait dengan upaya kesejahteraan, redaksi menggaris bawahi pernyataan yang sangat menarik dari Ketua DPP SKJM diakhir sambutannya dan perlu kita cermati bersama bahwa Saya ingin mengajak kita semua untuk belajar dari pengalaman pertentangan antara pekerja dan pengusaha yang terjadi belakangan ini, bahwa kesejahteraan dapat ditingkatkan hanya jika tidak adanya Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Sehingga kita perlu menyadari secara mendalam untuk lebih tegas dan lugas memperjuangkan terciptanya tata kelola perusahaan yang baik, karena sejarah selalu membuktikan bahwa KESEJAHTERAAN ITU TIDAK PERNAH JATUH DARI LANGIT, DIA HARUS DIREBUT DAN DIPERJUANGKAN.
Seminar
Dalam kesempatan ini Drs Nur Rachman SE.MBA sebagai pembicara pertama dari BAPEPAM – LK membawakan makalahnya dengan judul Penawaran Umum (Go Public). IPO Jasa Marga menekankan pada pentingnya kesiapan karyawan untuk meningkatkan Profesionalisme dalam menghadapi Privatisasi. Privatisasi yang dilakukan Jasa Marga pada intinya untuk meningkatkan nilai perusahaan.
Langkah yang terpenting mengapa Jasa Marga melakukan Privatisasi adalah untuk mengatasi permasalahan kebutuhan pendanaan dan permodalan yang tidak mampu lagi dipenuhi Pemerintah dan mendorong Perusahaan untuk menjalankan Good and Clean Corporate Governance. Privatisasi saat ini harus dilakukan Jasa Marga untuk mempertahankan posisi sebagai market leader di saat Investor yang lain masih lemah. Manfaat Privatisasi bagi karyawan meliputi yaitu dengan makin transparannya kinerja Perusahaan maka Profesionalisme karyawan akan meningkat berbanding lurus dengan kesejahteraan yang akan diterima.
Beberapa tahapan Go public , diantaranya meliputi pembenahan internal, persiapan IPO dan pasca IPO. Ada dua hal yang menjadi kunci keberhasilan Jasa Marga dalam IPO yaitu yang pertama menekankan pada kesiapan Perusahaan dan pembenahan internal yang meliputi bidang-bidang regulasi, keuangan, hukum, proses IPO, organisasi dan SDM. Kedua kesiapan pasar dalam mengamati dengan cermat industri Jalan tol secara global dan ekonomi makro. Strategic sales pada saat pra- IPO yang meliputi Road Show program di dalam maupun di luar negeri merupakan kunci keberhasilan yang tidak kalah pentingnya.dan kesiapan karyawan menghadapi perubahan dari perusahaan tertutup menjadi perusahaan terbuka. Dampak dari keberhasilan IPO ini juga terjadi pada perubahan budaya baru perusahaan yang mencakup perencanaan yang lebih baik pada level strategi perusahaan, penekanan pada keharusan penerapan GCG, budaya penciptaan nilai perusahaan, budaya pelaksanaan pekerjaan yang lebih baik dan perlakuan yang sama terhadap pemegang saham.
Lebih jauh dikatakannya ESA (Emloyee Stock Allocation), ESOP (Employee Stock Option Plain), MSOP (Management Stock Option Plain) merupakan program kompensasi berbasis saham yang akan diterima karyawan. Tujuan ESA, ESOP, MSOP untuk mempertahankan dan memotivasi pegawai kunci dalam peningkatan shareholder value secara berkesinambungan, menyelaraskan tujuan karyawan, Direksi, Komisaris dan pemegang saham, penghargaan kepada karyawan atas kontribusinya kepada Perseroan.
Hasil Seminar ini diharapkan menjadi bekal pengetahuan bagi seluruh karyawan Jasa Marga. Dari beberapa catatan redaksi tentang jalannya Seminar ini menggambarkan adanya focus bisnis yang mengarah pada Visi untuk menjadi perusahaan yang modern dalam bidang pengembangan dan pengoperasian jalan tol, serta menjadi pemimpin (leader) dalam industrinya dengan mengoperasikan paling sedikit 50% panjang jalan tol di Indonesia serta memiliki daya saing yang tinggi di tingkat Nasional dan Regional. Misi yang sangat ambisius dan menantang kita semua untuk mewujudkannya secara bersama pun telah digelar dalam perhelatan ini yaitu dengan misi terus menambah panjang jalan tol dan usaha terkait lainnya dengan memaksimalkan pemanfaatan potensi keuangan perusahaan serta meningkatkan mutu dan efisiensi jasa pelayanan jalan tol melalui penggunaan teknologi yang tepat dan penerapan kaidah-kaidah manajemen perusahaan yang modern. **** SWARA SKJM HS. 5258
Tidak ada komentar:
Posting Komentar