Jumat, 20 Juli 2007

JASA MARGA JADI HOLDING UNTUK TIGA RUAS TOL

Jakarta, 3/7/2007 (Kominfo–Newrsroom) – PT Jasa Marga (JM) akan menjadi holding company pelaksanaan pembangunan tiga ruas tol yang akan dicabut perjanjian penguasaan jalan tol (PPJT) dari investor lain.

Sekjen Dep PU, Roestam Sjarief di Jakarta, Selasa (3/7) mengatakan, ketiga ruas tol tersebut dicabut dari investornya yang lama karena tidak menepati pendanaan hingga batas akhir 21 Juli 2007 yang telah disepakati dalam MOU dengan Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT).
Ketiga ruas tol tersebut adalah Pemalang- Pejagan sepanjang 57,5 km dengan dana konstruksi Rp3,236 triliun oleh PT Pemalang Pejagan, Pemalang-Batang sepanjang 39 km dengan dana Rp2,293 triliun oleh PT Pemalang Batang, Batang-Semarang sepanjang 75 km dengan dana Rp3, 635 triliun oleh PT Marga Setapa Utama.
Sebenarnya ketiga investor tersebut minta pembatalan ditunda hingga tiga bulan dari batas akhir waktu yang diberikan, tapi penundaan itu menurut sekjen, tidak mungkin diberikan, sehingga pengerjaan akan diserahkan kepada PT Jasa Marga.
“Masalahnya, apakah pengerjaan jalan tol itu melalui tender atau penunjukan langsung itu akan kami serahkan kepada mekanisme yang paling memungkinkan. Kalaupun dilakukan tender, dapat dipastikan akan dimenangkan oleh PT Jasa Marga,” ujarnya.
Sedangkan ketiga investor yang akan dicabut PPJTnya meski diminta menjadi sub holding dari PT Jasa Marga, tetapi mereka keberatan karena berkeinginan diadakan tender ulang dan ketiganya ikut lagi. "Tentu saja keinginan mereka kami tolak," kata Roestam.
Menurut dia, dengan terjadi pembatalan PPJT tersebut, Dep PU sebenarnya telah kehilangan waktu minimal satu tahun dari tenggat pembangunan tol Trans Jawa yang diharapkan tuntas akhir 2009. (mf/id/c)
Sumber dari : www.depkominfo.go.id

Tidak ada komentar: